CALL US NOW 0851 0004 2009
KLIK DONASI

Yuk Kenali Jenis Nyeri Haid yang Anda Alami

Yuk Kenali Jenis Nyeri Haid yang Anda Alami

RBC-UPDATES, — Memasuki masa haid, emosi wanita biasanya cenderung tidak stabil akibat nyeri perut yang dirasakan. Gejala ini lebih dikenal dengan Istilah Pre Menstrual Syndrome (PMS). Kesempatan kali ini, bidan Resti khusus mengupas tuntas tentang beragam jenis gangguan nyeri haid (dismenore).

Apakah itu dismenore? Bagaimana cara menanganinya? Adakah mitos terkait dismenore? Mari simak pemaparannya.

“Dismenore (lebih dikenal PMS) adalah nyeri haid atau gangguan terkait siklus menstruasi,” ujar bidan Resty, selama mengisi program kesehatan di Radio Kandaga, Jumat (13/10/2017).

Terdapat ada 2 jenis dismenor, yaitu primer dan sekunder. Perbedaan kedua jenis haid ini, lanjutnya, teletak pada nyeri yang dirasakan.

“Untuk dismenore primer, merupakan nyeri di beberapa hari sebelum haid, puncak nyerinya berada di hari pertama dan berkurang di hari kedua. Sedangkan dismenore sekunder, merupakan sakit selama haid sampai akhir haid, biasanya volume darah yang keluar lebih banyak.”

Dismenore sekunder ini, imbuhnya, lebih sering terjadi pada usia di atas 25 tahun dan sebagian besar dirasakan oleh wanita pemakai kontrasepsi IUD.

Meski begitu, tak perlu khawatir. Rasa nyeri ini bisa hilang dengan rutin berolahraga.

“Adapun cara mengurangi rasa nyeri itu dengan melakukan olahraga ringan seperti berjalan, berenang, dan menggerakan kaki. Bisa juga dengan metode kompres hangat,” paparnya.

Selain rutin berolahraga, hidari pula makanan dan minuman bercafein. “Akan lebih baik bila mengonsumsi makanan yang mengandung protein, mineral, dan vitamin.”

Banyak mitos yang beredar di masyarakat bahwa mengonsumsi es bisa menjadikan darah beku. Atau mengonsumsi kacang dan minuman soda, membuat haid menjadi lebih lama. Bidan Risya menampik seluruh tuduhan itu. “Tidak ada teori yang menyatakan seperti itu.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *