CALL US NOW 0851 0004 2009
KLIK DONASI
dok. islamkafah.com

Kondisi yang Mengharuskan Bunda untuk Persalinan Sesar

Kelahiran sesar menjadi metode yang sudah cukup populer di kalangan ibu.

Banyak pro kontra, sesar dianggap menjadi alternatif ketika ibu dianggap tidak memungkinkan untuk melakukan kelahiran normal.

Selain itu mungkin ada juga pertimbangan lain dokter terkait pilihan melahirkan dengan metode ini.

Bunda harus tahu, ada beberapa kondisi seorang ibu hamil yang memiliki kemungkinan bahkan diharuskan melahirkan secara sesar.

Inilah beberapa alasannya.

1. Riwayat operasi sebelumnya

Banyak kasus ibu hamil kembali menjalani kelahiran sesar karena riwayat kelahiran sebelumnya.

Memang tidak semuanya Bunda, namun jumlahnya bisa mencapai 80%.

Tak hanya riwayat kelahiran, riwayat operasi pada daerah sekitar rahim juga mengharuskan perempuan melahirkan dengan metode ini.

2. Mengalami masalah Plasenta

Jika Bunda didiagnosis mengalami plasenta previa selama trimester ketiga Bunda, kemungkinan besar Bunda akan menjalani operasi sesar.

Plasenta previa merupakan suatu kondisi ketika plasenta terletak rendah di bawah rahim Bunda dan menghalangi serviks.

Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan berbahaya bila tetap memaksakan kelahiran normal.

3. Memiliki Infeksi

Kondisi infeksi pada ibu hamil sudah pasti membuat Bunda harus menjalani kelahiran sesar.

Jika Bunda memiliki infeksi menular seksual seperti HIV atau herpes, dokter Bunda mungkin akan merekomendasikan bedah sesar.

Hal ini karena kedua infeksi tersebut dapat ditularkan ke janin selama persalinan normal.

4. Kehamilan anak kembar

Kondisi mengandung anak kembar juga bisa membuat ibu hamil harus melahirkan secara sesar.

Tentu dengan beberapa pertimbangan Bunda, khususnya bagi kehamilan kembar tiga atau lebih.

5. Mengidap diabetes

Pada kondisi tertentu, pengidap diabetes akan disarankan melakukan kelahiran dengan sesar.

Hal ini karena diabetes menimbulkan risiko yang berbeda untuk ibu hamil, karena perempuan dengan diabetes dapat mengalami gangguan kontraktilitas uterus.

6. Posisi bayi abnormal

Jika bayi Bunda berada dalam posisi sungsang dan telah beberapa lama, dokter akan menyarankan kelahiran sesar.

Hal ini direkomendasikan American Pregnancy Association (APA) khususnya bagi bayi sungsang yang sulit bergerak untuk posisi normal.

7. Bayi yang didiagnosis cacat lahir

Jika bayi telah didiagnosis dengan cacat lahir di dalam rahim, dokter kemungkinan menetapkan tindakan sesar.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi komplikasi lebih lanjut selama persalinan Bunda.

 

Source: nakita.id